Kapolri Sebut Dukungan Ulama Penting untuk Jaga Kamtibmas

Kapolri Sebut Dukungan Ulama Penting untuk Jaga Kamtibmas

Kompas.com - 13/02/2021, 12:40 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahim ke kediaman Ketua Umum MUI Sulawesi Selatan Anre Gurutta, Jumat (12/2/2021). Dok. PolriKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahim ke kediaman Ketua Umum MUI Sulawesi Selatan Anre Gurutta, Jumat (12/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan silaturahmi ke kediaman Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan Anre Gurutta (AGH) KH Sanusi Baco di Makassar, Jumat (12/2/2021).

Adapun silaturahmi ini dilakukan Listyo usai memberikan arahan kepada para pejabat utama Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Listyo mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan Polri dan ulama serta organisasi masyarakat besar Islam.

Ia juga meminta dukungan para ulama agar turut menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui dakwah dan ceramah.

Baca juga: HPN 2021, Kapolri Minta Bantuan Pers Tangkal Hoaks dan Ujaran Kebencian

"Dukungan para ulama sangat penting untuk mewujudkan kamtibmas yang aman dan damai," kata Listyo dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (13/2/2021).

Sementara itu, Anre Gurutta menyambut baik harapan Kapolri tersebut.

Anre mengatakan, pesan Listyo tersebut menjadi catatan tersendiri untuk senantiasa menyampaikan dakwah yang sejuk kepada masyarakat agar tercipta situasi kamtibmas aman dan damai.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Lansia Dinilai Bisa Turunkan Angka Kematian Covid-19

Vaksinasi Lansia Dinilai Bisa Turunkan Angka Kematian Covid-19

Nasional
Kemenkes: 5.000 Wartawan Segera Ikuti Vaksinasi Covid-19

Kemenkes: 5.000 Wartawan Segera Ikuti Vaksinasi Covid-19

Nasional
Kemenkes: Warga Daerah PPKM Prioritas Vaksinasi Covid-19 dengan Sistem Klaster

Kemenkes: Warga Daerah PPKM Prioritas Vaksinasi Covid-19 dengan Sistem Klaster

Nasional
Sebut Potensi Mutasi Virus Corona Akan Terus Terjadi, IAKMI Harap Pemerintah Lakukan Ini

Sebut Potensi Mutasi Virus Corona Akan Terus Terjadi, IAKMI Harap Pemerintah Lakukan Ini

Nasional
Tak Semua Lansia Bisa Divaksinasi Covid-19, Begini Aturannya

Tak Semua Lansia Bisa Divaksinasi Covid-19, Begini Aturannya

Nasional
Soal Aisha Weddings, Menko PMK Kecam Ajakan Pernikahan Anak

Soal Aisha Weddings, Menko PMK Kecam Ajakan Pernikahan Anak

Nasional
Kapolri Sebut Dukungan Ulama Penting untuk Jaga Kamtibmas

Kapolri Sebut Dukungan Ulama Penting untuk Jaga Kamtibmas

Nasional
Wapres Serahkan 1.500 Paket Sembako dari Presiden Jokowi untuk Korban Banjir Subang

Wapres Serahkan 1.500 Paket Sembako dari Presiden Jokowi untuk Korban Banjir Subang

Nasional
MUI Minta SKB 3 Menteri tentang Seragam Sekolah Direvisi, Ini Alasannya

MUI Minta SKB 3 Menteri tentang Seragam Sekolah Direvisi, Ini Alasannya

Nasional
Mengenang Sinyo Harry Sarundajang, Gubernur Sulut Pertama Pilihan Rakyat yang Pernah Berniat Jadikan Jokowi Cawapresnya

Mengenang Sinyo Harry Sarundajang, Gubernur Sulut Pertama Pilihan Rakyat yang Pernah Berniat Jadikan Jokowi Cawapresnya

Nasional
Jika Alami Kondisi Ini, Komorbid Tak Bisa Terima Vaksinasi Covid-19

Jika Alami Kondisi Ini, Komorbid Tak Bisa Terima Vaksinasi Covid-19

Nasional
Begini Aturan Teknis Vaksinasi Covid-19 untuk Orang dengan Komorbid

Begini Aturan Teknis Vaksinasi Covid-19 untuk Orang dengan Komorbid

Nasional
Dubes RI untuk Filipina Sinyo Harry Sarundajang Meninggal Dunia

Dubes RI untuk Filipina Sinyo Harry Sarundajang Meninggal Dunia

Nasional
UPDATE: 1,2 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Vaksinasi Boleh untuk Komorbid hingga Penyintas Covid-19

UPDATE: 1,2 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Vaksinasi Boleh untuk Komorbid hingga Penyintas Covid-19

Nasional
Kemenkes: Penyuntikan Vaksin untuk Komorbid Harus Ikuti Petunjuk Teknis Vaksinasi

Kemenkes: Penyuntikan Vaksin untuk Komorbid Harus Ikuti Petunjuk Teknis Vaksinasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
paketqq